Siapa yang tidak suka dengan segelas minuman dingin yang menyegarkan di pagi hari? Di antara sekian banyak pilihan, susu sapi tetap menjadi primadona. Sayangnya, tidak sedikit yang menganggap kalau susu hanya penting untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan. Padahal, kenyataannya manfaat susu sangat krusial untuk menjaga kebugaran kita semua, mulai dari usia muda hingga lansia.
Tak ada kata terlambat untuk mulai rutin mengonsumsi susu. Namun, jika teman-teman sedang memilih produk terbaik untuk keluarga, mungkin akan bertemu dengan istilah "pasteurisasi". Mengapa proses ini begitu istimewa? Yuk, kita bahas lebih dalam tentang kebaikan di balik segelas susu pateurisasi!
Mengapa Harus Memilih Susu yang Melalui Proses Pasteurisasi?
Bisa jadi teman-teman pernah mendengar sebuah pendapat yang menyatakan bahwa susu sapi mentah lebih baik karena masih alami. Namun, kita perlu hati-hati. Susu mentah justru berisiko karena mudah basi dan rentan terkontaminasi bakteri penyebab penyakit.
Di sinilah pasteurisasi menjadi solusi. Proses ini menggunakan teknik sterilisasi suhu rendah (antara 72°C hingga 85°C) dalam waktu singkat (10-15 detik). Tujuannya untuk membunuh mikroorganisme jahat tanpa merusak "jiwa" dari susu itu sendiri. Hasilnya, kita tetap mendapatkan karbohidrat, lemak, protein, mineral, serta enzim alami (seperti laktase dan protease) secara utuh saat meminumnya. Jadi, kita akan mendapatkan kebaikan alami tanpa perlu tambahan nutrisi buatan (fortifikasi).