fbpx

Apakah sudah ada yang pernah mendengar makna dari kata "Feminist" sebelumnya?

Karena saya pribadi pun baru mencoba mendalami untuk memahami makna dari Feminist beberapa waktu ini dikarenakan rasa penasaran setelah menonton salah satu series Amerika di Netflix yang sudah saya saksikan hingga season 4 saat ini, dan secara garis besar pesan yang ingin disampaikan dari series ini adalah tentang kehidupan persahabatan yang terdiri dari 3 wanita muda hebat dalam sebuah perusahaan dan bagaimana karir mereka, percintaan, persahabatan, kehidupan keluarga, bahkan hingga seperti apa pola pikir mereka ketika dihadapkan pada suatu masalah. Interesting!

Kembali kepada topik hari ini, yaitu tentang Feminist, makna dari Feminist atau Feminisme adalah erat kaitannya dengan kesetaraan gender antara pria dan wanita. Salah satu contoh nyata yang sering terjadi adalah wanita sulit mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya dibandingkan dengan seorang pria, bisa karena diniliai wanita cenderung menggunakan perasaan dibandingkan logika atau karena perempuan cenderung berbelit-belit ketika menyampaikan pendapat dibandingkan sosok pria yang bisa to the point atau juga alasan lainnya. Namun tetap saja hal ini yang membuat beberapa komunitas perempuan menggerakkan Wanita Feminisme di Indonesia dikarenakan sudah saatnya wanita berbicara tentang apa yang dirasakan dan apa yang terbaik untuk hidupnya tanpa perlu bergantu dengan sosok pria dalam kehidupannya.

“Feminism is a range of political movements, ideologies, and social movements that share a common goal to define and advance political, economic, personal, and social rights for women. This includes seeking to establish equal opportunities for women in education and employment.” (Wikipedia)

Tujuan yang baik ini disambut positif oleh banyak kalangan perempuan di Indonesia, karena sudah lama perempuan Indonesia ingin mengemukakan pendapatnya tanpa perlu takut ada sosok pria dihadapannya, bergantung hidup dengan pria, dianggap lemah ketika bekerja di lingkungan kantor karena masih menggunakan persepsi lama bahwa perempuan hanya berada di rumah. Come on!

Dengan munculnya Feminisme di berbagai negara hal ini membuat pola pikir wanita semakin terbuka dan berkembang dengan hal apa saja yang terjadi di sekeliling hidupnya. Berbicara ketika ada hal yang perlu disampaikan, bergerak ketika ada yang perlu penanganan dan tentu berani memutuskan YA atau TIDAK dalam setiap keputusan hidupnya. Ini yang membuat beberapa hal perlu diluruskan kembali tentang Feminisme.

  • Hanya ingin kesetaraan gender, bukan lebih tinggi dari pria.
  • Tidak menganggap memiliki anak adalah kewajiban, namun pilihan.
  • Menginginkan pernikahan yang bahagia dan memikirkannya dengan baik.

Jadi lebih kepada pola pikir dan prinsip seorang perempuan yang dibentuk dari makna Feminisme ini sendiri. Kalau dahulu kala perempuan hanya bisa bergantung hidup dengan pria (hal ini pula salah satu yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini) dikarenakan hanya pria yang mampu menggapai karir tinggi, kini wanita juga mampu melakukan hal yang sama dan bisa hidup mandiri tanpa perlu bergantung dengan pria namun justru dapat membantu pasangannya dalam berbagai hal.

"Feminism isn't about making women stronger. Women are already strong, it's about changing the way the world perceives that strength." G.D. Anderson

Gloria Charlotte

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Gloria Charlotte
Welcome to my blog! We can share and support all women in the world from the words. You can find me on other social platform: real_glory (instagram) Gloria Charlotte (podcast platform)
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram