Balada Cito Citi, Gampang Sayang Gampang Kangen

April 30, 2020

Khas seperti tulisan Om Edi Ah Iyabenu lainnya. Beliau menampilkan contoh-contoh yang dekat dengan keseharian kita untuk diambil pelajaran darinya. Kali ini Om Edi memberi bonus tulisan sebuah novel yang dianggapnya tidak bermutu. Namun sejak beliau menyusun buku Belajar Mudah Kaidah-Kaidah Ushul Fiqh ala Bucin (semata untuk mempermudah pemahaman pembacanya kelak) makin lama Om Edi semakin terpikat dengan tokoh Cito yang ia ciptakan sendiri dalam bukunya.
Hebatnya, novel setebal 132 halaman ini selesai hanya dalam tiga hari. Menurut Om Edi sangat mudah menulis novel yang dianggapnya tidak bermutu. Namun menurut saya, novel Cito dan Citi ini sarat akan hikmah yang bisa kita ambil usai membacanya.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Jihan Mawaddah
bookworm, knowledge seeker
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram