Benci Itu Juga Secerah Warna Kehidupan

July 23, 2020

Harusnya tulisan ini aku up kemarin malam. Sayangnya, koneksi internet jahanam parah kemarin. Yang ada esmosi aku tuh dibuatnya, bikes cuy! Males banget nungguin dia muter-muter doang terus yang nampil tuh blank page coba. Jadilah, aku yang berkompromi baru bisa nerbitin pagi-pagi. Berhubung idenya lagi ngalir kemarin, baiknya aku langsung eksekusi sebelum mood buat bahas ini lenyap. Judulnya pun aku tulis ngasal, mana yang langsung terbesit gitu aja. Iya, nggak asik banget ini judulnya. Maafkeun daku. Ide ini muncul saat sesi ngobrol sambil ngopi kemarin sore bareng sohib seperjuangan. Aku sengaja menyempatkan diri bertemu dia setelah empat bulan lamanya tidak berjumpa. Oleh situasi begini, selama itu dia memilih balik ke kampungnya. Biasanya kami rutin punya agenda.

Baca Selengkapnya
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Fia Yuna
Uraian keseharian dua gadis muda dalam perjalanan mejadikan mimpi-mimpi mereka manjadi nyata.
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram