Berdamai dengan Male Ego Tak Berarti Kalah

July 18, 2020

Menurut para psikolog dan psikoterapis akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, ego pada dasarnya dapat didefinisikan sebagai “diri”. Sementara itu, Sigmund Freud mendefinisikan ego sebagai bagian dari pikiran yang bertanggung jawab untuk bertindak sebagai "mediator" antara kekuatan id dan dorongan superego. Ego tidak hanya berhubungan dengan diri sendiri, tapi juga orang lain sehingga ia berperan penting dalam memelihara hubungan antarmanusia.

Sementara itu, ego laki-laki bukan hanya sekadar refleksi individu, tetapi juga definisi budaya tentang maskulinitas dan ide-ide tentang bagaimana laki-laki harus berpikir dan bertindak. Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa identitas laki-laki dibentuk oleh pengaruh sosial.

Baca Selengkapnya
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Perempuan Sufi
Berbagai macam pekerjaan pernah dijalani, berbagai aroma kehidupan pernah dihirup, berbagai rasa pernah dicecap. Pada akhirnya, menulis sambil menikmati kopi dan fermentasi gandum menjadi jalan terakhir bagi manusia ini agar tetap waras dan humanis.
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram