fbpx

Bio Oil : Menghilangkan bekas luka gigitan serangga di wajah

28 January, 2022

2015, saat masih di pesantren lagi heboh binatang tomcat yang kalau kena gigit bisa bikin efek demam, terbakar dan panas di area gigitan dan sekitarnya. Sebelumnya beberapa teman sekamar sudah ada yang terkena gigitan di kaki dan tangannya. Nah, tiba giliranku yang digigit dan apes-nya hewan itu menggit tepat di bawah ujung mata dan membuat jalan turun ke pipi. Kurang lebih dua hari aku mengalami demam dan daerah gigitan tersebut semakin panas, merah dan iritasi. Lukanya persis seperti habis jatuh dari sepeda motor dan mencium aspal.

Proses Penyembuhan Gigitan Serangga 

Setelah pergi ke dokter, beliau memberi beberapa obat alergi, antibiotik dan obat oles. Alhamdulillah, demamku mulai turun dan daerah yang digigit tidak lagi sepanas dan seperih biasanya. Hari demi hari berangsur pulih dan aku mulai beraktifitas seperti biasa meskipun harus menggunakan masker karena kata dokter sementara harus terlindungi. Selain itu, aku juga tidak ingin membuat teman-teman takut dengan wajahku yang sedang horor hahaha…

Menghilangkan Bekas Luka dengan Bio Oil

Nah, sekarang masalah berikutnya bagaimana menghilangkan bekas luka gigitan yang mulai kering dan menghitam di sekitar wajahku dengan panjang kurang lebih 5 cm ini. Beruntungnya, saat aku pergi mencari produk untuk menghilangkan bekas luka di apotek, mbak penjaga apotek langsung menawarkan Bio Oil. Menurut keterangan mbak apotek tadi dan yang ada di kemasan, memang Bio Oil ini dapat membantu menyamarkan bekas luka dengan pemakaian yang rutin. Kandungan utama Bio Oil sendiri terdiri dari beberapa ekstrak tumbuhan dan vitamin. Aku sendiri memakai Bio Oil selama lebih dari 3 bulan, sampai bekas lukanya nggak cuma samar-samar bahkan hilang hampir 95% atau mungkin lebih. Alhamdulillaah..

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
putri amalia sahar
Salam kenal… Saya Putri Amalia Sahar. Saya seorang perempuan yang lahir, tinggal, dan bekerja di Malang. Saya suka membaca berbagai macam buku dan artikel di sejumlah media online. Terbiasa menulis buku harian sejak kecil dan pernah tinggal di pesantren. Saya penikmat sajak-sajak Gus Mus dan Aan Mansyur, tulisan-tulisan kalis mardiasih, lala bohang dan masih banyak lagi. Saat ini sedang terus belajar menulis, memasak, dan sedikit merawat diri (baca: sedikit berdandan). Selain itu, tentu saja belajar melaksanakan perannya sebagai manusia perempuan. Sebagai dirinya sendiri secara utuh, sebagai anak, sebagai istri, dan sebagai ibu.
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram