Bulan Juli kemarin saya merasa jadi sebenar-benarnya powerful woman. Kalau saat single dan masih ngantor dulu, jadi powerful woman itu hustling berangkat pagi pulang malam (kadang pagi lagi!) mengurus customer, events, dan lain-lain di industri yang mayoritas pekerjanya laki-laki, maka sekarang menjadi powerful woman adalah chaperoning 3 anak SD sekolah online dan managing our household sendiri tanpa bantuan Bibi. Jadi Mami, guru, nanny, koki, istri, dan aneka peran lainnya sekaligus! Hampir setiap hari aktivitas saya […]