Dari Putaran Pertama hingga Badai Kedua: Evolusi Epik The Wheel of Time

1 March, 2025

Setelah lama menunda, akhirnya aku menyempatkan diri untuk menonton The Wheel of Time, adaptasi serial fantasi Amazon Prime yang diangkat dari novel legendaris Robert Jordan. Dan… ya ampun, kenapa aku tidak menonton ini lebih cepat? Ada rasa penyesalan yang menggelitik karena terlambat merasakan gemuruh pertarungan antara Cahaya dan Kegelapan, tapi di sisi lain, kebahagiaan bisa "menelan" dua musim sekaligus dalam sekali binge-watching. Season pertama The Wheel of Time (2021) ibarat gulungan kain yang perlahan dibentangkan. Yang mencolok dari Season 2 adalah peningkatan skala konflik dan kedalaman karakter. Ancaman Forsaken (seperti Lanfear) memberi dimensi baru:musuh tak sekadar hitam-putih, tetapi penuh intrik. Dari Season 1 ke 2, The Wheel of Time berevolusi dari adaptasi yang "hati-hati" menjadi produksi yang lebih percaya diri.

 

Baca Selengkapnya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Furi Hanifah Zanuardi
Tidak ada informasi member

Halo, !

Categories

More than 3500 female bloggers registered

PT. PEREMPUAN DIGITAL INDONESIA
Jakarta Selatan, Indonesia

calendar-full
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram