Dari Surabaya ke Bali - Menjadi Asing di Pulau Dewata

Saya hanya punya waktu semalam di Bali. Otak saya langsung bekerja memikirkan bagaimana agar bisa waktu yang sedikit tersebut menjadi sangat produktif. Tanpa pikir panjang, saya nekad pergi keluar untuk menikmati Kota Denpasar. Ojek online sangat berperan penting bagi tukang backpacker seperti saya, tinggal pesan melalui aplikasi maka akan sampai pada tujuan.Menuju Pantai Kuta, saya memperhatikan dengan saksama suasana kota sepanjang jalan. Ya inilah Bali, sejauh mata memandang, begitu mudahnya menemukan orang bule. Terlebih saat di Pantai Kuta. Saya menarik diri saat hampir mendekati bibir pantai karena saya merasa asing berada di sana. Orang-orang lokal bertato tidak memakai atasan, rambutnya gondrong acak-acakan, memakai kacamata hitam serupa dengan bule-bule yang sedang berjemur dan hilir mudik membawa papan selancar. Saya lihat kiri-kanan-depan-belakang, kok ya seperti saya berada di negara bule, haha.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Sonyaaa
Saya Sonyaaa, lingkungan tulis-menulis seperti sebuah self healing, disini saya berbagi cerita mengenai kenyamanan yang didapati dalam hiking, travelling, gardening, motivation dan homecreative. Today-Dream merupakan suatu wujud dari harapan-harapan. Mimpi-mimpi bisa nyata. Semoga bermanfaat.
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram