desperate motherhood, drama Jepang yang memberikan banyak pelajaran untuk orang tua

June 25, 2020

Pernahkah ibu-ibu merasa putus asa, sedih, merasa gagal menjadi ibu karena tumbuh kembang anak tidak sepesat anak lain? Padahal jika diukur dengan kurva pertumbuhan dan milestone tergolong normal. Namun, karena menjadikan orang lain sebagai standar, maka hal yang sebenarnya baik-baik saja terasa tidak baik-baik saja. Begitu juga dengan nilai pelajaran, padahal tidak remedial tapi rasanya belum puas jika belum juara satu.

Membandingkan diri, tidak mau kalah, ingin selalu unggul dari yang lain bisa menjadi sumber frustasi seseorang, termasuk seorang ibu. Kisah inilah yang diangkat di dorama "Desperate Motherhood", tentang ibu-ibu yang tidak bisa merasa puas dan cukup dengan kehidupannya sendiri sehingga tega menghancurkan kebahagiaan orang lain.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
wiwit widiastuti
saya adalah seorang ibu dari satu putri. Berprofesi sebagai dokter yang suka membaca dan menulis.
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram