Ikfi Nursyifa
Doyan nulis hikmah dalam diary, suka wangi buku dan isinya, serta senang dan sedang belajar banyak hal.

Film Na Willa: Seperti Media Terapi yang Menghangatkan Hati

29 March, 2026

Dua anggota keluarga saya, mama dan adik bungsu, selepas lebaran tiba-tiba melayangkan pernyataan yang sama: "Mau nonton film Na Willa!" Ini momen langka sekali karena selera tontonan mama dan adik sangat berbeda, apalagi mama bukan tipe orang yang senang main ke bioskop. Usut punya usut, mama tergiur dari ulasan temannya yang sudah menonton Na Willa bersama keluarga, sedangkan adik yang penasaran setelah melihat beragam marketing film Na Willa berseliweran di media sosial. Saya? Justru lebih banyak melihat ulasan film Tunggu Aku Sukses Nanti dan sempat hendak menonton ini. Akhirnya, kami memutuskan menonton film Na Willa bersama.

Kalau ditanya maukah lagi menonton ulang film Na Willa, saya akan jawab, "Mau banget!" dan pasti dengan membawa tisu (lagi!). Film yang indah, menyenangkan, dan menghangatkan hati ini berhasil membuat kami bertiga beberapa kali menangis. Ada banyak momen haru yang bikin hati menghangat, apalagi didukung dengan akting Luisa Adreena sebagai Na Willa dan Irma Rihi (Irma Novita) sebagai Mak, yang merepresentasikan ikatan ibu-anak yang "ideal".

 

(selengkapnya di blog)

Baca Selengkapnya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Halo, !

Categories

More than 3500 female bloggers registered

PT. PEREMPUAN DIGITAL INDONESIA
Jakarta Selatan, Indonesia

calendar-full
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram