Jadi novelis, "One Season" episode 3

June 10, 2020

Jelas sekali kalau itu tidak benar, dia akhirnya diam saja seolah tidak melakukan kesalahan apapun. Aku ikut diam sambil memandangnya. Namun entah mengapa aku menahan tawa.

"Sebaiknya kau pulang, ini sudah malam."
“jam berapa?”
“jam 12”

dia terdiam. Mungkin memandangku. Lalu tanpa pamit dan mengatakan apapun ia berbalik dan pergi.

Aku terpaku cukup lama di sana. Sampai gadis itu tak terlihat aku masih menatap jalan yang ia lalui. Aku merasa khawatir padanya, kenapa...? Apa karena bekal yang diberikannya padaku...? Apa karena kertas-kertas dengan tulissan itu...?

Aku tersadar, berjengit saat setetes salju menyentuh ujung hidungku. Sambil berlari aku meraptkan jaket dan pulang ke rumah.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Astria tri anjani
Tidak ada informasi member
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram