fbpx

Marah - Marah Terus? 4 Tips Mencegah \\\'badwords\\\' Saat Marah

February 18, 2021

“Dasar nggak tahu malu…. bla,  bla…”

Sering nggak dengar orang lagi marah pasti segala ucapan keluar semua. Kalau aku sendiri sering banget dengar orang kayal gitu *ahhahaha. Terkadang jika sedang marah kerja mulut lebih cepat dibandingkan otak.

Pernah nggak dengar nasihat, jika kita sedang marah lebih baik kita diam.?

Ternyata setelah nasihat itu kupikirkan baik-baik ada benarnya juga. Di saat kita marah kerap kali kita akan menyebutkan segala sesuatu yang bisa saja melukai hati seseorang,  jika kita mengambil semacam sumpah atau yang lainnya, percayalah itu hasil kemarahanmu bukan hasil murni kerja otakmu.

Setiap manusia pasti pernah merasakan perasaan marah. Itu wajar kita hanyalah manusia yang biasa yang banyak dosa.

“Tapi gimana lagi kalau aku nggak berkata kasar saat marah, kemarahanku nggak akan reda.”

Good question!

Tapi jika kita berpikir bersama, jikalau saat marah kita berkata kasar malah sangat kasar. Ditambah sambil berteriak, rasanya mau jaga jarak aja dengan orang kayak gitu.

Bagaimana respon orang yang  diberi kata kasar itu? Sedih, kesal campur aduk deh.

Untung-untung orangnya pemaaf dan cepat melupakan, tapi jika yang kita beri kata kasar orangnya pendendam dan susah melupakan? Hayoloh wkwkwkkw.

Ada beberapa tips yang biasa aku gunain untuk diriku sendiri. Kalian boleh banget mengikuti tips ini jiakalau cocok dengan kalian.

  1. Diam

Ya, diam. Sangat simple bukan? Tapi saat praktiknya tidak sesimple itu wkwkkw. Tapi pa salahnya mencoba kan?

Saat kita sedang bertengkar lebih baik diam sebentar, ambilah wudhu, tarik nafas dalam-dalam secara perlahan. Pergilah ke tempat yang membuatmu nyaman. Redakan pikiranmu, kenapa harus diredakan, karena momen momen yang menggebu-gebu itulah pikiran kita sedang kacau-kacaunya dan kerap kali membuat kita mengambil keputusan yang salah.

2.  Menulislah

Terdengar aneh tapi coba aja. Kalau aku sih lebih saranin nulis di kertas aja dibandingkan di laptop. Kalau ketik lewat laptop kurang lega deh kayaknya ( btw ini menurutku).

Kalau nulis di kertas rasanya pena itu menari-nari dengan sendirinya, segala emosi yang ada di kepala seakan-akan di transfer ke pena. Tapi memang sih cara ini nggak 100% bakal ilangin emosi, tapi setidaknya bakal ngurangi beban di kepala kita.

 

3. Tidur

Heheheh, terdengar lucu tapi cara ini bisa dicoba. Saat kita lagi marah banget nih coba aja deh ke kamar tiduran di kasur sebentar. Peluk bantal gulingnya dan pejamkan mata kalian.

Walaupun tidak menghilangkan masalah tapi setidaknya kita sudah menenangkan pikiran dan menghndari perkataan yang kasar.

 

4. Istigfar

Jika kalian umat muslim bisa banget saat marah sembari mengucapkan istigfar. Biar apa? Agar kita selalu inget Allah Swt. Tetap sabar denga segala masalah yang terjadi. Tanamkan mindset jika ini hanyalah sementara semua akan disembuhkan oleh ‘waktu’.

Sekarang kita hanya bisa bersabar, berdoa, dan sembari mencari solusi.

Ada sebagian orang jika terkena masalah pasti larinya ke miras, narkoba,dll. Apalagi obat-obatan yang menimbulkan rasa senang berlebihan. Bisa saja digunakan, tapi biasanya obat itu digunakan jika ada saran dari dokter.

Yang paling parah biasanya saat ada keinginan  bunuh diri karena di saat itu pikiran kita seakan buntu. Pikiran itu sangat kelam, jujur aku pun pernah ‘hampir’ mengambil keputusan itu.

Tapi Alhamdulillah iman ku tak roboh terhadap bujuk rayu setan. Tapi jangan sampai saat ada teman atau kerabat kalaian berkeinginan seperti itu, lantas kalian dengan gagahnya ngata-ngatain dia dengan ucapan yang bisa menjatuhkan mentalnya

Sudah dapat masalah eh malah di kata-katain dengan kasar

Positif bunuh diri dah *wkwkwkw.

Tapi untunglah saat itu, aku ingat sekali dipikiranku seolah-olah masalah itu nggak ada jalan keluarnya , pikiranku buntu. Aku melihat gunting yang lumayan tajam ada di dekat meja belajarku. Aku refleks donk ambil ,tapi Alhamdulillah aku masih bisa berpikir jernih walaupun hanya sedikit.

Ku ambil handphone memasang earphone dan kuputar ceramah-ceramah penyejuk hati tentang bunuh diri.

Terkadang kesal juga ya jika pikiran kelamm itu tiba-tba datang.:D

Semoga tulisanku bermanfaat ya dan bisa petik hikmahnya.

Sampai umpa di tulisanku berikutnya 😀

 

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
NADYA MULIA PUTRI
Saya merupakan seorang blogger pemula. Tema di blogger sayapun lebih ke tema yang sederhana seperti tentang kepribadian, produktif, ada cerepen dan puisi juga,dll. Saya sekarang masih berusia 16 tahun tapi saya memiliki tekad agar bisa menjadi seorang penulis. Lalu, saya mulai mewujudkannya dengan memulai menulis blog untuk jangka panjangnya saya ingin sekali bisa menulis buku solo.
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram