fbpx

Menyusuri Pantai-Pantai Indah di Pacitan Jawa Timur

17 July, 2022

Libur tlah tiba, libur tlah tiba, hore hore hore, hore!

 

Lagu Tasya kecil ini selalu terngiang-ngiang di kepala setiap kali memasuki waktu liburan, terutama setelah masa-masa belajar atau bekerja yang begitu padat. Di liburan semester genap tahun ini, saya mendapat rezeki ikut berlibur dengan rombongan rekan kerja suami (bareng suami tentunya). Lebih senangnya lagi, posisi kami qodarullah sedang merantau di daerah Jawa Timur, daerah yang notabene perdana kami kunjungi dan tinggali. Oleh karena itu, saat mendapatkan kabar bahwa liburannya ke pantai di Pacitan, senangnya bukan main! XD

Perjalanan kali ini adalah perjalanan cepat dan hemat. Kami tidak perlu menginap di sekitar pantai karena perjalanan cukup dengan pulang-pergi. Pemberangkatan dimulai pukul 2 dini hari dari Ponorogo (daerah kota) dengan tujuan Pantai Watu Karung. Perlu waktu tempuh lebih kurang 3 jam untuk sampai di pantai, waktu ini dihitung pula dengan istirahat salat subuh. Sebagai orang Sunda yang sejak kecil bolak-balik Bandung-Tasik dan memilih Pantai Pangandaran sebagai pantai wisata langganan, saya pikir Jalan Malangbong, Limbangan, Gentong, dan jalan-jalan menuju Pantai Pangandaran adalah jalan ekstrem yang bikin mabuk kendaraan. Namun, nyatanya, jalan menuju Pacitan lebih jauh di luar dugaan saya karena jalannya lebih berkelak-kelok membentuk huruf S tak berujung. Selain itu, jalannya pun cukup sempit dan sepi. Bahkan, saat dalam perjalanan pergi ini, saya hanya menemukan satu-dua kendaraan selain kendaraan kami yang melintas (di jalan gunung menuju pantainya ya).

Sekira pukul 5 lebih mepet-mepet setengah 6, kami sampai di Pantai Watu Karung. Sebenarnya, kami berniat untuk melihat sunrise di pantai. Sayangnya, tidak semua pantai menjadi tempat yang tepat untuk melihat matahari terbit, mungkin termasuk Pantai Watu Karung ini. Entah pula ditambah dengan kondisi cuaca yang mendung saat kami tiba. Sempat pula turun hujan gerimis yang membuat kami khawatir jika hujan turun lebih cepat. Namun, untungnya, gerimis tak berlangsung lama.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Ikfi Nursyifa
Doyan nulis hikmah dalam diary, suka wangi buku dan isinya, serta seorang istri yang senang dan sedang belajar banyak hal.
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram