fbpx

Mugshot Challenge: Ketika Humanisme Diuji

April 12, 2020

Sekitar 15 tahun lalu, saya pernah membuat pertunjukan fotografi yang memuat wajah saya penuh darah (palsu) sambil memegang pisau dapur. Bukan tanpa alasan, tentu ada makna di balik foto tersebut. Saat itu, saya tengah mengampanyekan isu anti kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Waktu kecil, saya pernah mengalami kekerasan sehingga sampai sekarang masih sering terstimulasi untuk mengingat luka masa lalu tersebut saat melihat foto-foto atau video bertema kekerasan. Itulah sebabnya saya selalu mengajak orang-orang di sekitar saya agar lebih sensitif dan aware terhadap isu tersebut.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Perempuan Sufi
Berbagai macam pekerjaan pernah dijalani, berbagai aroma kehidupan pernah dihirup, berbagai rasa pernah dicecap. Pada akhirnya, menulis sambil menikmati kopi dan fermentasi gandum menjadi jalan terakhir bagi manusia ini agar tetap waras dan humanis.
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram