fbpx

POSTCROSSING SERIES : DRAMA KARTUPOS

26 April, 2021

Jadi ketika saya memutuskan untuk ikutan meramaikan gelaran postcrossing ke teman-teman blogger, pengennya mau kirim kartupos dengan tema yang nggak biasa. Tema nggak biasa yang dimaksud adalah kartupos dengan desain sendiri. Untung Lia dan mas Vay memberikan waktu sebulan, coba kalau nggak sebulan, nggak keburu kayaknya .

Hari-hari berlalu ternyata belum sempat juga dikerjakan lantaran sok sibuknya sama kerjaan dan ini itu. Awalnya, ke-17 teman partisipan ini mau saya kirimi kartupos dari koleksi saya yang dibeli ketika traveling, seperti koleksi dari Universal Singapore, Vietnam atau koleksi yang saya beli dari penginapan Pak Blasius Monta di Waerebo Flores. Ketika diitung-itung jumlahnya, lah kok kurang hahaha.

Pokoknya, waktu itu maunya kirim kartupos dengan satu tema, karena demen traveling, maunya gambarnya mengenai tempat wisata gitu, tapi bingung juga tempat yang kayak gimana yang dimau. Mohon maaf anaknya sok perfeksionis wkwkwk.

Nah, karena traveling nggak afdol kalau nggak kulineran, jadi kepikiran juga untuk mengirimkan kartupos dengan tema makanan saja. Sekarang, nambah lagi PR nya, mau bikin dengan desain sendiri atau mau beli. Lama banget mikirnya soal ini.

Dan nggak terasa waktu sudah berjalan hampir 2 minggu dan saya belum memutuskan desain kartuposnya. Sampai akhirnya, saya putuskan untuk cari melalui online saja tapi tentunya dengan gambar-gambar dan desain yang nggak biasa.

Kirim-kirim Kartupos

Setelah kiriman kartupos datang, nggak langsung hari itu juga saya kerjakan untuk menulis 17 kartupos. Kartupos kosongan itu masih saya biarkan begitu saja sampai beberapa hari. Karena sudah hampir mepet banget sama deadline, satu dua kartupos dicicil dulu pelan-pelan dan bingungnya lagi mau nulis apaan kalau space di kartuposnya kecillll banget hahaha.

Dan waktu mbak Eno cerita kalau tulisannya mengenai hal-hal yang dialami hari itu, ya sudah saya ikutan juga plus ditambah cerita-cerita nggak jelas tapi yang seru-seru saja.

Kelar urusan menulis 17 kartupos selesai, saatnya mencari waktu yang tepat untuk ke kantor pos. Urusan kantor pos ternyata bukan urusan mudah juga.

Hari pertama ke kantor pos sepulang kantor, pegawai dibagian front officenya bilang kalau stok perangkonya nggak ada dan disuruh balik lagi besok pagi, karena yang pegang stok perangko adalah bagian kasirnya.

Nggak sempat besok paginya, akhirnya hari Minggu siang balik lagi ke kantor pos. Sampai kantor pos, ehhh sudah tutup gara-gara datangnya terlalu siang jam 1 lebih hahaha.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Ainun Isnaeni
Seorang karyawan kantoran biasa, menyukai jalan-jalan, suka menulis dan hobi membaca
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram