fbpx

Quotes Penyemangat Hidup (masih edisi) International Women\'s Day

March 12, 2021
Perempuan itu identik dengan "baper" (bawa perasaan). Ya, memang perempuan memiliki perasaan yang lebih sensitif dari pada laki-laki, namun bukan tanpa maksud. Nah, memperingati International Women's Day (8 Maret) kemarin, aku mau share beberapa quotes andalanku sebagai penyemangat hidup terutama untuk para perempuan yang sedang tidak baik-baik saja.


1. Terbentur, terbentur, terbentuk

Perempuan memang lebih memakai perasaannya dari pada logika. Why? Karena perempuan akan menjadi Ibu. Ibu yang melahirkan serta merawat anak-anaknya. Sensitifitas rasa itu yang Ibu gunakan untuk melindungi anak-anak. Jadi, Allah menciptakan dan memuliakan perempuan pastilah dengan tujuan yang baik. Lain kali aku akan share juga tentang perbedaan cara berpikir laki-laki dan perempuan berdasarkan ilmiahnya.
Nah, karena perempuan itu perasaannya lebih sensitif, terkadang dalam kehidupan sehari-hari kita ini rentan terluka hatinya meski terlihat baik-baik saja. Terkadang kita denial, padahal itu hanya masalah bom waktu saja. It's okay untuk kecewa, sedih, menangis. Jika kita bisa mengelolanya dengan tepat, justru akan selalu ada learning principle dari situ.
Jadi perempuan itu memang tidak mudah. Selain harus pandai mengorganisir perasaan sensitif tersebut. Fitrahnya perempuan juga ingin dilindungi. Namun ternyata seteleh dewasa, aku menyadari suatu hal. Bahwa memang tidak ada yang bisa melindungi perasaan kita selain Allah. Segala hal yang terjadi dalam hidup kita tidak akan bisa digantungkan kepada manusia, sekalipun itu pasangan hidup kita sendiri.
Semakin bertambahnya usia, akupun menyadari bahwa kita tidak bisa mengontrol orang lain. Kita hanya bisa menjaga diri kita sendiri. Aku semakin menyadari bahwa kelak, dunia seperti apa yang anak-anak kita akan tempuh? Semenyenangkan dan semengerikan apa ya? Lagi-lagi aku sadar, bukan lah dunia yang bisa kita kendalikan, namun anak-anak kita yang bisa kita persiapkan.
Diri kita sekarang ini terbentuk dari benturan-benturan masa lalu. Dulu, mungkin kita pernah merasa down dan terpuruk. Nyatanya sekarang ini kita masih berdiri tegak menjadi diri kita yang sekarang. Salah satu quotes yang aku ingat dari dulu hingga sekarang adalah dari Tan Malaka. "Terbentur, terbentur, terbentuk".
 
Nggak apa-apa bahwa kita merasa sekarang sedah jatuh. Jatuh itu tidak harus rusak. Bukankah sebuah pentalan tinggi dihasilkan oleh lemparan yang kuat? Benturan demi benturan ini akan membentuk kita. Meski tetap dengan air mata, darah, keringat dan segala usaha. Nyatanya sampai sekarang kita masih di sini, sekuat ini. Masih bernapas Dan menjadi diri kita yang hebat seperti sekarang ini.
Ingin tahu quotes penyemangat lainnya? kunjungi blog aku ya 🙂
Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Nurrahmah Widyawati
Mom of 2, Blogger, Antologi's book author, Digital illustrator, Life long learner.
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram