Sebuah Teguran

February 6, 2020

Adakalanya ketika kita membuat satu kesalahan barangkali ada orang lain yang peduli untuk menegur sebagai reminder untuk kita jangan sampai melakukan kesalahan lagi. Tapi sayangnya teguran tak pernah berujung manis jika yang menegur salah dalam pendekatan cara menegurnya. Yang terjadi justru konflik yang meruncing bukan memperbaiki kesalahan yang ada.

Kebanyakan dari kita lebih banyak menegur dengan fokus pada kesalahannya tanpa mengetahui terlebih dahulu sebab musabab mengapa orang lain berbuat seperti itu melakukan suatu kesalahan. Kadang pula kita melupakan situasi dan kondisi orang yang kita tegur. Balik lagi pasti bukannya menyelesaikan masalah tetapi memperburuk keadaan.

Baca Selengkapnya
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Herva Yulyanti
Halo saya working mom as HRD yang senang nulis blog di www.bundanameera.com
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram