fbpx

SURAT UNTUK DIRI SENDIRI

March 5, 2021

Sudah lama sekali aku gak pernah berkirim surat lagi kepada siapapun lewat kertas amplop apalagi ke diri sendiri, ini udah lama banget malah waktu jamannya masih bocil aku kerap mengirim surat ke anak tetangga sebelah. Tapi sekarang udah nggak lagi karena kami sudah beranjak dewasa dan jaman sekarang teknologi sudah semakin canggih dan udah gampang banget kirim salam lewat chattingan, tapi masih ada kok saling kirim surat manual atau sampai ngirim paket hadiah ke seseorang di tempat yang jauh. Biasanya ini juga terjadi saat berkirim surat manual atau hadiah ke kerabat yang tinggalnya sangat jauh di tempat sana atau teman-teman pena di luar negeri.

Disini aku nggak menulis surat biasa ke seseorang yang kenal atau nggak kenal saja, tetapi surat ini diperuntukkan untuk aku sendiri, sebenarnya aku belum pernah menuliskan surat untuk diri sendiri karena yaah seperti biasa masih belum percaya diri. Akhirnya aku mencoba lagi deh menulis surat lagi untuk diri sendiri yang sebenarnya ini bukan pertama kalinya aku menulis surat ini, sebelumnya aku udah pernah bikin surat diri sendiri yang cuman nggak bisa aku tampilkan disini. Tetapi ini hari kedua aku untuk menuliskan kembali sebuah surat untuk diri sendiri, langsung aja!

 

Dear Myself

Bagaimana kabarku hari ini? semoga sehat selalu dan baik-baik saja.

Di kehidupan sehari-hari apa yang aku dapatkan saat ini? apakah aku mendapatkan hal- hal baru yang pernah aku temukan? tentu saja aku selalu menemukan hal-hal baru baik sengaja maupun tidak sengaja.

Di sepanjang masa pandemi ini aku menghabiskan waktuku untuk berdiam diri di rumah, bahkan bisa dibilang terlalu sering berlama-lama di rumah. Aku nggak pernah ikut-ikutan hangout bersama teman-teman karena di umur 21 ini lingkaran pertemanannya sudah semakin sempit sehingga kami memutuskan untuk berfokus dengan diri sendiri dan mengejar pendidikan atau karir yang kami impinkan. Umur 21-an aku bukan disebut sebagai masa remaja lagi, tetapi sudah menuju tahap kedewasaan, aku dituntut untuk tidak boleh bersikap seperti anak kecil lagi karena di umur segini harus bersikap lebih dewasa dan bertindak secara sopan dan mandiri.

Menjadi orang dewasa itu kadang gampang-sulit karena aku harus jadi pribadi yang kuat mental dan harus melawan masalah-masalah yang kadang terlalu buruk, aku juga masih belajar cara berdamai dengan diri sendiri dan berusaha melupakan hal-hal negatif di masa lalu. Anggap saja aku ini orang yang cuek dan gak peduli dengan masa lalu dengan berkata ahhh.. bodoamat gue gak peduli lagi!

Umumnya kamu berpikir melupakan masa lalu itu cukup mudah namun ternyata itu sangat sulit bagiku, karena pikiran itu masih aja terus menyerangnya sampai saat ini. Sehingga banyak orang yang selalu merasa insecure dan ada juga yang merasa overthinking, terkadang sebagian orang masih punya rasa trauma cukup mendalam mengingat dirinya pernah mengalami hal buruk oleh orang-orang di masa lalu, maka tak heran mengapa di fase kedewasaan ini banyak yang mengalami masalah mental seperti depresi atau kecemasan.

Belum lagi aku masih terus memikiran apa yang terjadi di masa depan nanti, semua orang pasti memikirkan hal itu. Kadang merasa menakutkan dengan apa yang terjadi dengan dirinya di masa depan nanti, apakah sikapnya yang masih begini justru membawa keburukan di masa depan atau justru menjadi bahagia jika terus bergiat melakukan hal positif. Kita tak ada yang tahu apa yang terjadi di masa depan nanti, hanya tuhanlah yang tahu menentukan nasib kita di beberapa puluhan atau ratusan tahun lagi.

Mungkin kita juga masih ragu dan kadang juga merasa overthinking tentang apa yang terjadi dengan dirinya di masa depan nanti, begitu juga dengan aku sendiri. Makanya mulai sekarang aku harus berusaha untuk melakukan kegiatan positif dan terus membangun kemampuan untuk mencapai karir terbaik yang aku inginkan dan juga menyelesaikan pendidikan sarjana tepat waktu. Juga meningkatkan nilai personal branding aku dan terus mengejar hal-hal target yang sebelumnya sempat direncanakan cuman belum dilaksanakan sampai hari ini juga. Aku juga perlu membuang rencana-rencana lain jika itu merasa sulit bagiku.

Setiap orang pasti butuh proses baik dengan jangka panjang maupun jangka pendek, tapi tergantung dengan tingkat kemampuannya masing-masing apakah cukup mahir apa tidak, percayalah kegagalan hanyalah bersifat sepele dan anggap saja itu sebuah latihan percobaan dan kita bisa melakukannya secara terus menerus lagi sampai ahli. Tidak masalah kita merasa kecewa dan sedih ketika menghadapi kegagalan, namanya itu masih dalam tahap belajar dan semua orang pasti pernah mengalami kegagalan dan itu tidak mungkin seseorang yang mencoba sesuatu baru yang berjalan lancar dan akhirnya sukses, pasti punya banyak halangan atau masalah disaat orang-orang masih menjalankan proses percobaan.

 

Masa kini

Alya

 

Itu saja isi surat dari aku untuk diri sendiri, semoga surat ini menjadi bahan pelajaran untuk mengajarkan bahwa aku harus bersikap dewasa mulai dari sekarang dan mulai saat ini aku juga harus belajar lebih banyak lagi skill-skill yang harus dicapai untuk karir nanti. Berusahalah untuk gak peduli dengan masa lalu lagi dan singkirkan pikiran negatif itu dari kehidupan diriku serta bersikap positif dan mulailah menjalani hidup yang baru.

 

Baca Selengkapnya
Previous Post:

Nggak Enakan Mulu

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Alya Putri Herdinanti
I'm a Student Age 20 years My Hobby is Blogging,Play Game, and Listening Music Started to be a blogger since 2018
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram