fbpx

Tentang Menerima

August 18, 2020

Currently, I was struggling to communicate difficult feeling toward my husband. I let my prejudice blind me. Sedikit-sedikit suami salah dan aku mudah sekali menjadi emosional (read: menangis, meledak marah, menghindar, sampai diam membatu). It did not happen for one or two days, but almost the entire week.

Semua perasaan senewen, gelisah, dan resah ini aku salahkan ke suami. Bukan keresahan untuk urusan agama dan akhirat. Tidak termasuk gelisah yang dirahmati lah. Aku di titik yang nggak sadar kalau akar permasalahan adalah hati aku yang tidak mudah menerima dengan ragam kondisi yang terjadi.

Padahal kata seorang guru, fitrah hati seharusnya tenang, lapang, dan ridha. Ridha menerima ketetapan. Jika sudah skillful menata hati untuk menerima, hati akan lapang apapun kondisinya. Jika

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Marati Husna
Tidak ada informasi member
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram