fbpx

Tak Ingin Dengar

Sekarang aku tahu, mengapa banyak orang enggan untuk mendengarkan saat lelah. Mengapa semua kata-kata nasihat begitu terdengar klise dan menyebalkan. 

Ya. kini aku tengah merasakannya. Di saat semuanya tampak begitu kacau di dalam, aku hanya ingin ketenangan di luar dengan berkeluh kesah. Betapa masuk akal atau pun tidak kata-kataku, aku hanya ingin didengar. Betapa kekanakan-kanakannya sikapku, aku hanya ingin didengar. 

Baca juga: My Name

Aku tahu, aku paham, makna dari semua nasihat baik itu. Tapi bukan itu yang aku butuhkan saat ini. Bagaimana bisa aku menerima minuman saat gelasku terisi penuh? Setiap getaran bahkan membuat isinya tumpah. Lalu, yang kamu lakukan justru menambahkan air ke dalamnya. Akankah itu dapat ku minum? Tidak. 

Kini aku juga tengah tersadarkan, mengapa sepasang sahabat bisa berjauhan seiring berjalannya waktu. Karena mereka tak lagi dapat memahami satu sama lain. Apa yang mereka pandang tak lagi sama. Seorang memilih jalan ke kanan, seorangnya lagi memilih jalan ke kiri. 

View on YouTube
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
dea merina
Blog yang berisi review buku, film, tempat wisata, dan makanan. Terkadang saya juga menulis beberapa tulisan seperti prosa, cerpen, dll. Apapun yang ingin saya bagi saya tuliskan di blog. Blog menjadi salah satu media saya bersuara dan berbagi. Menerima kerja sama juga. Terima kasih
pencilfilm-playpicturescreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram