Yakin Skincare-mu Eco-Friendly? Ini Daftar Nama Brand Skincare Lokal dan Non-Lokal yang \"Eco-Friendly\"

Holla!

Di postingan kali ini gue mau ajak kalian untuk diskusi santai soal skincare sekaligus memberi info daftar nama brand skincare eco-friendly favorit gue. Sebenarnya inspirasi ini datang semenjak gue bergabung bersama Eco Blogger Squad. Meskipun soal awareness nya sendiri sudah ada jauh sebelum gue join di squad. Tetapi rasanya, kok masih jarang yaa ada Blogger terutama di Indonesia yang bahas soal ini? Terlebih lagi bagi Blogger dengan niche Beauty yang sebetulnya potensial banget untuk menyebarluaskan kesadaran akan hal ini. Bukan hanya soal review produk. Kecuali memang mereka sudah personal branding sebagai Product ReviewerI am gonna leave it as it is. 

Yuk, mari lanjut membaca!

 

 

 

Sepenting Apa Bahas Ini?

Di diskusi kali ini, gue berusaha mengemas bahasanya sedemikian rupa agar lebih mudah dipahami. Kalaupun ada istilah asing, gue akan berikan penjelasan singkatnya. Tetapi, dengan segala keterbatasan Bahasa yang gue miliki, mohon maaf yaa kalau misal ada istilah asing yang sulit gue cari padanan katanya dalam Bahasa Indonesia. Teman-teman bisa berdayakan mesin pencarian Google untuk itu.

Memangnya penting banget, yaa bahas soal Ethical & Sustainable Beauty? Gini, kita samakan persepsi dulu sebelum diskusi lebih jauh, yaa. Gue sadar, kita memang punya peran mikro kelihatannya dalam hal ini. Kalau dibandingkan dengan brand yang melakukan produksi massal untuk produk-produknya. Tetapi, sebagai konsumen besar kecil peran kita tetap memiliki pengaruh. Karena, hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan ini pengaruhnya bersifat eksponensial. Nggak usah bicara data yang rumit, deh. Kita berpikir logika saja. Sebagai individu, setiap beli skincare terus habis. Kemudian kita lihat sampah-sampah kemasannya menumpuk di rumah. Tetapi, itu baru sampah kita saja sebagai individu. Bagaimana jika dari masing-masing individu pengguna skincare diakumulasikan? Banyak banget, bukan? Pun jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan semakin masif nya beauty industry masa kini.

Ethical Harvesting untuk Skincare Berbahan Dasar Tumbuhan (Vegan Skincare)

Beberapa brand mengaku menerapkan metode ethical harvesting, yaitu proses panen bahan baku pembuatan produk yang berasal dari tumbuhan secara beretika dan bertanggung jawab. Tentunya, diikuti dengan penanaman kembali agar kelestarian spesies tanaman tersebut tetap dapat terjaga. Belakangan ramai isu soal Bakuchiol yang dilansir mulai terindikasi masuk dalam kategori endangered plant di India. Bahan yang digadang-gadang sebagai "versi natural retinol" ini, memiliki demand yang cukup besar untuk pembuatan produk skincare anti aging. Cuma gue sendiri belum pernah coba pakai bakuchiol karena sudah terlanjur cocok sama retinol.

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Bintang Mahayana
Sharing about Skincare and Make Up at most like reviews, tips and tricks, and how-to. The rest are about Japanese Lifestyle and Culture based on research and personal experience through Student Exchange Program in Japan, Arts, Architecture, Traveling, and some of my random thoughts.
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram