Waktu itu saya melihat sebuah video di TikTok yang memperlihatkan seorang anak kecil yang mulutnya diplester oleh ibunya sebagai hukuman karena si anak sering meludah dan berkata kasar.
Tindakan tersebut menuai pro dan kontra dari para netizen, ada yang setuju dengan pola asuh keras yang dikenal dengan metode parenting VOC tersebut, namun ada juga yang nggak setuju karena menganggap ada cara lain yang lebih baik.
Bagaimana pendapat teman-teman mengenai parenting voc vs soft parenting? Apa benar metode parenting VOC sudah nggak cocok untuk jaman sekarang dan sebagai gantinya soft parenting adalah metode yang paling bagus?
Sebelum menilai pola asuh mana yang paling benar “parenting VOC vs soft parenting”, mari kita pahami dulu tentang kedua metode parenting anak tersebut!