fbpx

Bagaimanapun Kita Pernah Bersama

11 April, 2021

Ia mengambil tas yang ku bawa dan menyerahkannya padaku “Ah iya, tadi aku membuka ponselmu untuk menghubungi keluargamu. Nanti mereka akan datang”

“Sekali lagi terima kasih”. Aku tidak tahu harus menjawab apalagi selain rasa terima kasih.

“Dan, mmm. Aku membuka kontakmu, mencari apakah nomorku masih disimpan”

Aku langsung memelototinya, mendengar ucapan bodohnya.

“Ternyata sudah tidak disimpan. Tapi saat aku buka whatsappmu dan aku melihat arsipmu. Kau sama sekali belum menghapus percakapan kita yang terakhir, bahkan saat kita masih pacaran dulu”. Ucapnya dengan gaya khasnya yang ku benci.

“Ishhh, Apaan sih?”

“Aku juga berfikir kalau kau sudah punya kekasih baru. Tapi ternyata belum”.

Aku lebih memilih untuk menghabiskan pisangku dan pura-pura tidak mendengar ocehannya.

“Kau masih mencintaiku?”

“TIDAK!”

“Lalu apa alasanmu?”

“Bagaimanapun kita pernah bersama. Hanya itu”

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
nandanadva
Tidak ada informasi member
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram