fbpx

Empat Sisi Pencapaian Tertinggi di Dalam Hidupku

 

Apa sih pencapaian tertinggi di dalam hidupmu? Apakah menjadi terkenal? Banyak melahirkan karya? Ikut lomba atau event di mana saja?

Setiap orang pasti punya ambisi di dalam hidup. Ya, itu harus dimiliki tiap pribadi. Jika tidak memiliki visi atau ambisi, maka apa artinya hidup ini. Pastinya, untuk mencapai visi atau ambisi itu diperlukan usaha kan ya?

Benar banget, ketika kita sudah mencapai visi atau ambisi kita, bisa jadi kita akan mengatakan dengan bangga pada diri kita bahwa 'Inilah pencapaian tertinggiku!' Boleh nggak sih melakukan hal seperti itu?

Tentu saja boleh ya karena lewat ucapan kita bisa menyemangati diri sendiri untuk melakukan hal yang lebih baik lagi. Namun, apakah itu pencapaian tertinggi dalam hidup kita? Oh, belum tentu.

Sebagian orang mempunyai targetan-targetan yang harus dicapainya. Pencapaian tertinggiku pun kubagi dalam berapa sisi. Misalnya, dari sisi karier, aku ingin menerbitkan buku solo, alhamdulillah tercapai. Namun, apakah itu pencapaian tertinggi dalam hidupku? Aku belum merasa itu pencapaian tertinggi di dalam hidupku jika penyebaran bukuku hanya pada segelintir orang saja.

Pencapaian tertinggi di dalam hidupku adalah saat isi buku dan tulisanku bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Pencapaian tertinggi di dalam hidupku adalah saat nilai yang terkandung di dalam tulisanku dapat diaplikasikan dalam hidup pembaca.

Dari sisi keluarga, pencapaian tertinggi di dalam hidupku adalah memiliki keluarga yang rukun, anak-anak yang sholeh-sholeha, dan hidup penuh dengan rasa syukur. Pencapaian tertinggiku dalam hidup berumah tangga adalah wujud dari ketenangan diri dan penyerahan diri pada Allah.

Dari sisi sosial kemasyarakatan, pencapaian tertinggi di dalam hidupku adalah saat diriku bisa berkontribusi di dalam masyarakat. Aku bisa memberikan sedikit ilmu yang kumiliki untuk orang-orang di sekitarku.

Pencapaian tertinggi di dalam hidupku adalah saat aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam hal ibadah kepada-Nya. Pencapaian pada saat kualitas keimananku meningkat setiap harinya.

Ya, seperti itulah pencapaian tertinggi di dalam hidupku. Sepertinya, semua itu sangat mustahil dicapai ya. Namun, aku yakin suatu saat pencapaian tertinggiku itu akan berhasil kulakukan.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Meliana Aryuni
Mari kita menulis! Tuangkan imajinasimu dalam tulisanmu. Berkunjunglah di https://melianaaryuni.wordpress.com
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram