fbpx

Jimbaran Seafood: Makan Seafood Sepuasnya Di Pasar Ikan Kedonganan

Kalau sudah main ke pulau rasanya kurang lengkap kalau belum makan seafood segar.

Apalagi Jimbaran sudah sangat lama dikenal dengan surganya seafood di Bali. Sampai saat saya berlibur ke kota lain di Indonesia bahkan Malaysia seringkali menjumpai restaurant menyisipkan kata Jimbaran untuk nama restaurant mereka.

Rupanya, saking pamornya sejak lama, saat orang mendengar Jimbaran Seafood mereka langsung memvisualisasikan seafood yang segar dan enak!

Surganya Seafood Murah Di Bali

Di Jimbaran, saat ini sudah banyak menjamur seafood restaurant di atas pantai. Dari harga yang terjangkau untuk pelancong sampai yang lumayan tidak kalah harga dengan restaurant mewah.

Untuk kamu yang cuma ingin makan seafood segar tanpa layanan special makan elegan di atas pasir pantai, bisa nih mampir ke Pasar Ikan Kedonganan.

Pasar ini memang pasar tradisional yang sudah sangat lama berdiri untuk pusat perdagangan antara nelayan dengan penduduk setempat.

Karna tanpa melewati banyak tingkatan supplier inilah yang membuat seafood disini murah dan segar.

Seperti pasar tradisional lainnya, tawar menawar disini diperbolehkan. Tapi karna mereka sudah punya harga standar, biasanya hanya bisa turun 5 sampai 10 ribu.

Warung Jasa Bakar Ikan Terjangkau

Setelah membeli ikan segar, kamu yang sedang liburan pastinya tidak ingin repot masak sendiri.

Di luar bangunan Pasar Ikan Kedonganan ini banyak warung-warung yang menyediakan jasa membakar ikan dengan harga terjangkau.

Harganya berkisar 20,000 sampai 25,000 per kilogram belanjaan kalian. Tergantung dari pemilik warung, beberapa warung mematok harga jasa bakar sudah termasuk sambal dan beberapa warung yang lain menjual sambal dengan harga terpisah.

Makan Seafood Pinggir Pantai

Dari sekian banyak warung, favorit saya adalah Warung Bu Wiwin.

Selain lokasinya tepat di bibir pantai, warung ini menurut saya menjaga kebersihan lebih baik daripada yang lain.

Belum cukup disana saja, Warung Bu Wiwin terjangkau dengan harga jasa bakarnya 20,000 per kilo termasuk 2 macam sambal yaitu sambal matah khas Bali dan sambal merah.

Tips Dan Trik

Pilihan penjual di dalam pasar ini lumayan banyak and seperti pasar tradisional lain, tawar menawar sah sah saja.

Saya pribadi bukan orang yang pintar menawar di pasar, jadi lebih sering tanya tanya dulu beberapa pedagang sampai selesai mengitari pasar saya masuk lagi untuk akhirnya membeli dari pedagang yang saya anggap punya seafood paling segar dan harganya murah.

Waktu paling pas untuk berkunjung menurut saya jam 04.30 PM sudah ditempat. Ini karena antrian di warung pembakaran biasanya lumayan panjang di jam mendekati sunset. Dan lagi, cuaca sudah tidak panas menyengat di sekitar jam itu.

Selesai membeli seafood kesukaan kalian langsung bawa saja ke warung tempat bakarnya dan kalau mengantri tanya saja berapa lama harus kembali. Selagi menunggu, kalian bisa jalan-jalan diatas pantai.

Harga jasa bakarnya yang sangat terjangkau dan termasuk sambal, sebetulnya tidak sebanding ya dengan kerja keras mereka. Pemilik warung-warung ini mengandalkan keuntungan yang mereka dapat dari menjual produk lain seperti minuman, sayur tambahan, dan lain lain.

Kalau kalian ada budget lebih, biasakan untuk memberi extra tip ya supaya warung warung ini bisa terus survive dan melengkapi liburan kita. Atau setidaknya, kalau kalian sudah selasai makan jangan berlama lama menyita meja yang seharusnya bisa dipakai untuk pelanggan selanjutnya.

Tentang Pasar Ikan Kedonganan

  • Kebersihan Lumayan. Pasar berlantai becek dan tidak semua warung menjaga kebersihan.
  • Protocol Kesehatan Dari Diri Sendiri. Tidak ada penjaga untuk mengecek kesehatan orang yang masuk. Tidak semua orang memakai masker.
  • Ramah untuk keluarga. Warung seafood untuk berkunjung dengan keluarga.
  • Bisa diakses dengan mobil. ruang parkir luas.
Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Retno Dwinika
Lives in Canggu, Bali. I'm active as a wedding planner, blogger and Co-Founder of Amora Bali Weddings. I often seen working from Canggu’s gorgeous cafes and co-working spaces. Between my routines, I always takes the time to enjoy Bali’s romantic sunsets.
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram