fbpx

Masalah Jualan Online yang Susah laris

21 November, 2022
Salah satu masalah atau tantangan yang dihadapi banyak pebisnis, termasuk di antaranya para pebisnis jualan online adalah, kesulitan memasarkan produknya.
Segala hal telah dilakukan, termasuk menjalankan sebuah kampanye marketing dengan berbagai cara.
Mulai dari menyiapkan dan memakai ragam materi promosi, landing pagesales funnel (strategi yang dijalankan dalam proses penjualan secara tahap demi tahap untuk bisnis yang dijalankan), punya team customer service yang mumpuni, punya traffic website bisnis yang bagus.
Rasanya sudah terarah dan terorganisir dengan baik ya.
Tapi kenyataannya, semua hal tersebut tidak lantas membuat produk yang kita jual jadi laris manis.
Banyak orang yang jadi kesal dengan masalah penjualan stuck tersebut, termasuk saya dahulu, yang memang sama sekali nggak punya basic atau ilmu marketing yang mumpuni.
Bahkan, saya sudah mengikuti kata-kata para upline sekaligus mentor ketika berbisnis MLM, rajin jualan, rajin posting.
Rajin melengkapi semua informasi produk yang dijual, dilengkapi dengan fitur yang memudahkan konsumen belanja, foto-foto yang keren dan menggoda, instruksi pembelian yang jelas.
Pokoknya, semua hal dilakukan, termasuk memudahkan pembeli atau konsumen, di mana mereka tidak perlu ribet klak klik ini itu untuk membelinya, cukup sekali klik, dan produk yang diinginkannya bisa dibeli.
Tapi sayang, yang ada?
Boro-boro laku, yang like aja jarang untuk postingan di media sosial.
Anehnya, ketika saya menulis hal lain, animo orang untuk like dan berkomentar yang menandakan kalau mereka interest itu ada, bahkan lumayan banyak.
Lalu, masalahnya apa ya?
Mengapa orang memilih skip postingan jualan saya dan banyak pebisnis lainnya, yang sudah dipersiapkan dengan semenarik mungkin?
Ternyata jawabannya adalah, menulis dan menyiapkan materi yang akan di posting itu mudah, tapi untuk membuat orang mau membeli apa yang dijualkita butuh mengetahui psikologi manusia dan memahami bagaimana mereka dalam memutuskan sesuatu.
Dan yang paling mudah adalah melalui kata-kata.
Kalau secara offline, kita bisa melihat bagaimana kepiawaian para marketing hebat dalam menyusun kata-kata dalam berbicara, agar prospek yang dihadapinya bisa memenuhi target closing-nya.
Namun, dalam dunia online, yang paling menentukan adalah bagaimana kita menyusun kata-kata melalui tulisan, yang disebut copywriting tersebut.

Sekilas, hal ini terlihat sepele, tapi hasilnya sangat beda.
Saya ingin mengutip, cerita yang ditulis Rianto Astono dalam bukunya Kopiraiting ini.

Seorang tunanetra tua duduk di pinggir jalan, di depannya terletak tulisan yang isinya bertujuan untuk meminta bantuan orang yang berlalu lalang di jalanan tersebut,

SAYA BUTA. TOLONG BANTU SAYA.

Tulisan itu tentu saja membuat sedih beberapa orang yang membacanya, namun sayangnya tak banyak yang mau memberi bantuan uang kepada si bapak tua tersebut.
Seorang yang melihat hal itu, menjadi iba. Tapi alih-alih memberikan uang lebih, dia justru malah mengubah tulisan yang ada di depan si bapak. 

Tidak berselang lama, orang-orang yang memberikan uang kepada si bapak jadi semakin banyak, lebih banyak dari sebelumnya dan membuat si bapak tua terkejut serta kebingungan.
Usut punya usut, ternyata tulisan di depan si bapak telah berubah menjadi:

HARI INI SEPERTINYA SANGAT INDAH, SAYANG SAYA TIDAK BISA MELIHATNYA

Sebuah kalimat yang berbeda dengan tulisan sebelumnya, dengan hasil yang beda juga tentunya.

Di tulisan awal, orang hanya akan sedih dan miris melihat keadaan bapak yang buta.

Tapi di tulisan kedua, si bapak berhasil mengetuk hati banyak orang yang membacanya, dengan membuat mereka sedih dan terharu, sehingga menggerakan banyak orang membantunya, TANPA DIMINTA.

Kalau saya pribadi menyimpulkan, kebanyakan psikolog orang-orang itu, nggak suka disuruh bahkan diminta, mereka lebih suka diketuk hatinya.

Selengkapnya baca di sini ya 🙂
Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
@reyneraea
Seorang ibu dengan 2 putra yang suka berbagi pengalaman diri lewat tulisan
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram