fbpx

Menuju Satu Tahun Jadi Blogger

February 11, 2021

Sejak kecil aku sangat suka membaca, lebih tepatnya membaca novel atau komik. Namun, zamanku dulu, ketersediaan buku belum melimpah seperti sekarang, yang bahkan buku anak pun banyak rupanya. Dulu, jika ingin membaca buku selain buku pelajaran, aku harus ke perpustakaan atau ke persewaan buku. Orang tuaku hanya membelikan buku pelajaran.

Bukan karena pelit, tetapi keadaan yang belum memungkinkan. Ketika kondisi finansial keluarga sedikit meningkat, bapak dan ibuku tidak segan membelikanku novel barang satu atau dua buah. Beruntung ketika SMP, ada seorang kawan yang mengoleksi komik dan novel teenlit. Kami, para teman sekelas, sering mengantre untuk meminjamnya.

Kejadian seperti itu mungkin tidak akan ada lagi zaman sekarang. Platform dan aplikasi untuk membaca sudah sangat banyak, baik yang gratis atau berbayar. Akhir-akhir ini aku sering meminjam buku di aplikasi iPusnas. Berkat aplikasi dari pemerintah tersebut, aku sudah membaca buku ketiga di Februari ini.

Kegemaran membaca tersebut membawaku pada keinginan untuk belajar menulis. Kalau diingat-ingat, dulu aku tak begitu suka dengan pelajaran mengarang ketika sekolah. Keinginan belajar menulis mulai muncul ketika kuliah, sekitar tahun 2009. Saat itu aku mulai mengenal blog. Banyak teman yang punya blog dan bebas menulis di sana. Aku pun ikut-ikut membuat blog.

Namun, karena niatnya cuma ikut-ikut jadinya tidak bertahan lama. Lupa password, nggak sempat nulis, bingung mau nulis apa, itu-itu saja alasanku meninggalkan blog. Kesibukan mengejar cita-cita menjadi dokter juga perlahan membuatku mengubur keinginan belajar menulis.

Menulis lagi agar punya jejak karya

Setelah berumah tangga dan menjadi ibu, keinginan untuk belajar menulis seakan bangkit dari kubur. Rasanya ingin punya suatu karya sebagai bentuk eksistensi diri. Aku mulai bergabung dengan rumah belajar menulis di komunitas Ibu Profesional Pekanbaru, ikut kelas menulis online, ikut beberapa proyek antologi, ikut lomba menulis dari beberapa penerbit, dan mencari peruntungan dengan menulis di IDN Times.
Selain karya, ternyata menulis juga membawa cuan. saat itu ngeblog tidak masuk dalam daftar keinginanku untuk berkarya. Aku mau jadi penulis buku, TITIK! Namun, sepertinya aku masih harus banyak belajar untuk bisa menulis sebuah buku.
Lalu bagaimana akhirnya memilih blog? Yuk simak ceritanya di blogku.
Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
wiwit widiastuti
saya adalah seorang ibu dari satu putri. Berprofesi sebagai dokter yang suka membaca dan menulis.
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram