Mulailah Membaca dari Buku yang Kamu Minati

Dulu saya suka sekali membaca buku. Biasanya sebelum tidur saya sempatkan untuk membaca beberapa lembar dari buku yang mau saya baca. Setelah memiliki anak (jangan ditiru ya) 😏, kebiasaan itu masih ada. Kira-kira sampai anak satu tahunan ya. Setelah itu, saya mulai jarang membaca.

Setelah anak kedua dan ketiga lahir, kesempatan itu tambah tidak ada. Sewaktu saya mau membaca, buku saya diambil lalu mereka memberikan buku cerita mereka. Yah, sudahlah, emak harus mengalah lagi.

Sekarang saya lebih konsennke bacaan anak-anak karena setiap malam mereka minta didongengin. Alhasil, jadilah emaknya pendongeng amatiran 😂

Saya dulu memang rajin membeli buku. Sejak kuliah, saya menargetkan bisa membeli buku dari hasil penjualan buku yang saya jual. Setelah kerja, keinginan itu menggila. Saya lebih suka membeli buku daripada membeli baju. Alhasil, lebih dari dua ratus buku di rak.

Apakah buku-buku itu dibaca? Iya, saya baca, tetapi ada buku yang saya tamatkan untuk membacanya. Ada yang saya baca untuk mendapatkan referensi di dalamnya. Ada saatnya saya bosan karena buku itu termasuk buku terjemahan yang tidak mudah saya pahami.

Namun, dari semua buku yang saya suka itu. Saya mempunyai buku favorit. Yang pertama, terjemahan Al Qur'an. Ketika saya mencari artinya, saya akan mudah mendapatkannya di sana. Arti yang dituliskan di sana mudah dipahami.

Kedua, buku sirah nabawiyyah Shafiyyur rahman. Buku ini saya baca bersama nenek saya sewaktu kuliah. Nenek suka sekali dengan buku ini sehingga saya pun termotivasi untuk membacanya walaupun belum tuntas sampai sekarang.

Ketiga, Mutiara Hadist Shahih Bukhari-Muslim. Ini buku selanjutnya yang sering dibuka karena saya akan mendapatkan sesuatu untuk melengkapi penjelasan yang dicari.

Keempat, Students Steps to Success karya MacGregor. Isinya ringan banget, mudah dipahami dan di dalamnya disertai kuis dan ilustrasi gambar yang menarik.

Kelima, karya-karya Torey Hayden dan true story dari penulis luar. Saya suka trus story yang berkenaan dengan gangguan kepribadian. Hanya saja, buku terjemahan dari luar tidak terlalu mudah dipahami.

Buku-buku lain ada juga ya, tetapi karena hanya lima, maka itu saja yang bisa saya sampaikan.

Oh iya, satu buku yang mampu memotivasi untuk menulis berasal dari tulisannya Gol A Gong 'Ledakan Idemu agar Kepalamu Nggak Meledak' bisa dijadikan acuan untuk mulai menulis ya. 😍

Ini ada beberapa tips dari saya ya. Yang utama untuk mulai membaca adalah mencari buku-buku yang kamu minati. Jangan paksakan diri untuk menyukai buku yang banyak disukai orang lain ya. Hal itu akan menjadi beban untuk dirimu sendiri.

Membaca sebuah buku itu akan menambah pengetahuan kita, maka carilah buku yang cocok untuk melengkapi pengetahuan itu.

Biasakan membaca buku setiap hati, meskipun hanya buku dongeng anak-anak 😂 Karena dari dongeng pun banyak hikmah yang bisa petik.

Jangan anggap sesuatu itu penghalang untukmu membaca, tetapi jadikan sesuatu itu menjadi kekuatan untuk membuat kita terus membaca.

Dengan banyak membaca, banyak pula pembendaharaan kata yang kita miliki. Bisa jadi suatu saat nanti kita akan menjadi penulis seperti itu.🤗

Baca Selengkapnya
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Meliana Aryuni
Mari kita menulis! Tuangkan imajinasimu dalam tulisanmu. Berkunjunglah di https://melianaaryuni.wordpress.com
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram