Nurul Rabiatul Adawiyah
Hallo...! Terimakasih telah membaca tulisan-tulisan teh nurul.. mohon kritik dan sarannya di kolom komentar yang bersifat membangun yah😊 Terimakasih.. Salam NRA

Sebagian Diri Kita Tertinggal Di Masa Lalu?

2 April, 2026

 

Akhir-akhir ini, media sosial ramai dengan satu tren yang terasa sederhana, tapi diam-diam menyentuh banyak orang keinginan untuk kembali ke masa lalu.

Ada yang bilang, 2026 terasa seperti 2016. Lagu-lagu lama diputar kembali, gaya lama dipakai lagi, dan suasana lama dihidupkan ulang seolah-olah, masa lalu selalu lebih baik dari sekarang.

Tapi kalau aku boleh jujur…

aku tidak ingin kembali ke 2016

Kalau harus memilih, aku ingin kembali lebih jauh ke thn 2001

Bukan karena tahunnya istimewa.

Tapi karena ada sesuatu di sana yang tidak lagi kutemukan hari ini

Tahun-tahun itu hidup terasa utuh..

Ada rumah yang tidak perlu di cari. Ada orangtua yang kehadirannya tidak pernah di ragukan. Ada hari-hari berjalan pelan tanpa beban menjadi seseorang

Dan yang paling aku ingat

perasaan cukup, tanpa harus memiliki banyak hal

Mungkin, selama ini kita salah mengira

Kita bilang rindu masa lalu, padahal yang kita rindukan bukan waktunya.

Kita hanya rindu…

versi diri kita yang dulu belum terlalu lelah memahami hidup

Sekarang, semuanya berjalan lebih cepat

Waktu seperti tidak memberi jeda

Percakapan terasa lebih singkat, hubungan lebih rapuh, dan kelelahan datang tanpa permisi

Kita punya lebih banyak dari sebelumnya

lebih banyak akses, lebih banyak pilihan, lebih banyak cara untuk terlihat bahagia

Tapi diam-diam…

hati kita justru lebih sering merasa kosong

Lalu di titik itu, aku mulai bertanya pada diri sendiri

apakah wajar jika kita terus ingin kembali?

Islam tidak pernah mengajarkan kita untuk mundur

Waktu diciptakan untuk berjalan

Dan hidup, dengan segala bentuk kehilangan dan perubahan, adalah bagian dari ujian yang tidak bisa dihindari

Rasa rindu itu manusiawi...

Keinginan untuk kembali ke sesuatu yang pernah membuat kita tenang… itu juga manusiawi

Tapi kita tidak diminta untuk tinggal di sana

Karena ketenangan tidak pernah benar-benar berada di sebuah tahun

Ia tidak tinggal di 2001...

Dan tidak pula di masa masa yang sudah kita lewati

Ketenangan… selalu punya satu arah

Dekat, atau jauh..

itu bergantung pada seberapa dekat hati kita dengan Tuhan

Mungkin, yang kita cari selama ini bukanlah masa lalu

Kita hanya sedang berusaha menemukan kembali

rasa yang dulu pernah singgah

rasa yang membuat hidup tidak terasa berat untuk dijalani

Dan mungkin, yang perlu kita ulang bukan waktunya

Tapi cara kita hidup

Cara kita mensyukuri hal kecil, cara kita mencintai tanpa syarat yang rumit, dan cara kita kembali… tanpa merasa asing di hadapan-Nya

Aku tahu, aku tidak bisa kembali ke tahu itu

Dan mungkin, memang bukan itu yang seharusnya aku lakukan

Tapi setidaknya, aku bisa berhenti mencari waktu yang sudah pergi

dan mulai membangun kembali makna yang sempat hilang

Karena pada akhirnya, yang kita rindukan bukan masa lalu
Kita hanya sedang mencari jalan pulang…

ke hati yang pernah merasa cukup

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Halo, !

Categories

More than 3500 female bloggers registered

PT. PEREMPUAN DIGITAL INDONESIA
Jakarta Selatan, Indonesia

calendar-full
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram