Furi Hanifah Zanuardi
Tidak ada informasi member

Sudahi Debat Kusirmu, Mari Mengopi Bersama Cak Nun: Ulasan Buku "Tuhan Itu Dikenali Bukan Dibela"

21 January, 2026

Halo, Kawan Pembaca!
Pernah tidak sih, kalian buka media sosial, lalu merasa pusing tujuh keliling melihat kolom komentar? Isinya orang marah-marah, saling "sikut" argumen, dan membawa-bawa nama Tuhan seolah-olah Tuhan butuh pengacara hebat di Mahkamah Konstitusi Jagat Raya.
Kalau kamu mulai lelah dengan hingar-bingar agama yang sering kali cuma jadi "baju" tapi lupa "isinya", maka buku karangan Emha Ainun Nadjib (Mbah Nun) yang satu ini, "Tuhan Itu Dikenali Bukan Dibela", adalah obat sakit kepala paling mujarab tanpa efek samping mengantuk, tapi efek sampingnya bikin "melek" hati.
Mbah Nun, dengan gaya bahasanya yang khas—kadang menohok, kadang jenaka, tapi selalu penuh kasih—mengajak kita duduk sejenak. Beliau mengingatkan sebuah hal yang sering kita lupakan di era viral ini: Hidup itu bukan lomba panjat pinang duniawi.
Coba bayangkan, kita sering kali ngos-ngosan memanjat pinang bernama "karier", "popularitas", atau "siapa yang paling suci". Padahal

Baca Selengkapnya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Halo, !

Categories

More than 3500 female bloggers registered

PT. PEREMPUAN DIGITAL INDONESIA
Jakarta Selatan, Indonesia

calendar-full
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram