fbpx

KUMPULAN DONGENG UNTUK PENULIS

16 January, 2023

"Namun, si penulis muda tidak peduli apakah ini komersial atau tidak. Inilah yang ingin dia tulis. Jika dia harus menerbitkan karyanya di penerbit kecil, para kurcaci dalam industri ini, hal itu oke-oke saja buatnya. Dia tidak menulis untuk berpongah diri, melihat namanya tercetak di sampul sebuah buku, dan selamanya membanding-bandingkna penjualannya dengan para penulis lain dalam genre yang sama." -Kumpulan Dongeng untuk Penulis, h.11, Lawrence Schimel-

Tahu buku ini dari unggahan Twitternya mba Kalis Mardiasih, mungkin beberapa dari kalian pernah dengar tentang sosok beliau. Mba Kalis nggak mengulas buku ini, hanya mengunggah foto bukunya dengan caption bahwa dia sudah selesai membacanya. Entah kenapa, setelah lihat bukunya, aku langsung tertarik dan membelinya. Pikiran awalku saat itu, buku ini berisi dongeng-dongeng seputar dunia kepenulisan. Layaknya novel yang punya beratus-ratus halaman. Tentu, aku sangat tertarik.
Ternyata, bukunya tipis. Benar-benar tipis, hanya 37 halaman! Lebih tebal majalah Bobo aku rasa hahaha. Agak kecewa awalnya karena aku sudah siapkan diri untuk hanyut dalam cerita-cerita panjangnya, apalagi harga buku ini kurang sesuai dengan jumlah halamannya. Namun, setelah aku baca, aku tidak menyesal sama sekali beli buku ini!
Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Auliya Nurrahman
Writing is not just about writing, but it's about giving something
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram