Meskipun Pandemi, Puasa Tetap Dijalankan dengan Baik ya

Meskipun Pandemi, Puasa Tetap Dijalankan dengan Baik yaSudah dua kali puasa kita berada pada masa pandemi ya. Tahun kemarin saya merasakan hal yang sama. Ramadan seperti ada yang berbeda, yaitu berbeda dalam kemeriahannya. Apalagi tahun kemarin, saya merasa benar-benar berada pada fase yang menakutkan. Lah, sekarang apa tidak menakutkan?

Sekarang malah lebih menakutkan ya. Coba lihat berita di TV, ternyata covid yang menjelma menjadi virus-virus bermutasi semakin mengganas. Lihatlah di India, ribuan penduduk yang meninggal karena covid. Hal ini menyebabkan pemerintah India kewalahan menanganinya.

India yang mengklaim negaranya bebas virus setelah hampir seluruh warga divaksin covid tidak menjadikan warganya kebal dari penyakit itu. Buktinya, pemerintah bingung untuk melakukan kremasi warga.

Puasa di masa pandemi tetap harus dijalankan ya. Pastikan bahwa apa yang kita lakukan selama ramadan adalah bentuk usaha yang menjaga diri dari covid. Misalnya, kita bisa menyetok barang kebutuhan pangan selama seminggu dan harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Puasa saat pandemi jangan pula dijadikan sesuatu yang menakutkan sehingga kita malas untuk tadarus. Kita bisa melakukannya di rumah bersama keluarga. Jika memang ingin di tempat umum, berhati-hati untuk menjaga diri sendiri.

Puasa saat pandemi mengajarkan kita untuk mawas diri agar tidak terjebak dengan euporia-euporia yang akhirnya membangkitkan kembali virus yang mulai stagnan. Untuk itulah, kita harus mengingat beberapa hal.

Kita harus ingat bahwa pandemi ini akan berakhir, hanya saja kita tidak tahu kapan waktunya. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa semoga pandemi dan puasa kali ini tetap diberikan kesehatan dari Allah.

Kita harus ingat bahwa apa yang kita lakukan adalah hal-hal yang berkenaan dengan kesehatan harua dipikirkan. Jangan menganggap remeh keberadaan virus ini karena kenyataan yang ada, virus ini masih ada di tengah-tengah kita.

Usahakan untuk menjaga keluarga kecil kita dengan menaati protokol kesehatan yang telah digaungkan oleh pemerintah ya. Setiap aturan yang dibuat oleh pemerintah sudah dalam pertimbambangan tertentu.

Ayo, jadilah kuat! Jadikan masakan yang kamu sajikan untuk keluargamu sebagai asupan gizi dan sekaligus obat penangkal dari berbagai penyakit. Aturlah menu sederhana yang bisa kamu makan selama puasa ini ya.

Kita masih bisa melakukan kegiatan seperti berbagi takjilan atau makanan berbuka kepada tetangga terdekat ya. Kita tidak tahu, mungkin saja tetangga kita sedang kesusahan pada saat ini. Kita perlu mencermati dan memandang jeli pada tetangga kita.

Kamu bisa menyediakan suplemen makanan tambahan yang bisa dikonsumsi selama puasa atau di luar puasa, seperti madu, kurma, habbatussauda ya. Suplemen makanan itu sangat disukai oleh berbagai umur ya.

Saya berharap pandemi ini akan segera berakhir sehin gga kita selalu bisa beraktivitas dengan nyaman. Ingatlah, cobaan covid selama ramadan ini telah banyak mengajarkan kita tentang arti taat, sabar, dan teguh pada sebuah perjuangan.

Baca Selengkapnya
Previous Post:

Ramadhan dan Rindu

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Meliana Aryuni
Mari kita menulis! Tuangkan imajinasimu dalam tulisanmu. Berkunjunglah di https://melianaaryuni.wordpress.com
pencilfilm-playpicturetagcalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram