Seorang teman membagikan status di WhatsApp, menginformasikan bahwa ada kedai mie yang sedang viral di Metro. Kebetulan tempatnya memang cukup dekat dengan rumahnya. Sebagai pecinta mie, tentu saja saya langsung penasaran dan berkomentar pada statusnya. Saya ingin tahu, seperti apa sih enaknya mie ini sampai bisa digandrungi banyak orang? Apa yang membuatnya beda?
Katanya, Mie Petir itu tipe yang mirip mie pangsit. Bukan mie ayam kampung atau mie tek-tek seperti kesukaan saya. Jujur saja, saya termasuk yang agak pemilih soal mie. Mie pangsit bukanlah favorit saya, karena kadang teksturnya terlalu halus atau justru keras. Jadi meskipun penasaran, saya belum langsung bergegas mencoba Mie Petir dari Kedai_Mionlen ini.
Sampai akhirnya, secara kebetulan, saudara sebelah rumah membelikan Mie Petir untuk saya. Saat itulah semuanya berubah. Dari suapan pertama, saya bisa langsung menobatkan Mie Petir sebagai salah satu mie paling unik yang pernah saya makan. Tekstur mienya itu lembut tapi tidak lembek. Ada sensasi kenyal yang pas, tidak berlebihan, tidak juga terlalu keras. Rasanya seperti ada standar kelezatan yang dijaga betul oleh peracik mie ini.