fbpx

Taman Penitipan Anak sebagai Partner Terbaik Orang Tua, Komunikasi Menjadi Salah Satu Kuncinya

20 July, 2022

Sebagaimana kegiatan rutin tiap tahun, sekolah PAUD-TPA mama mengadakan perpisahan murid-muridnya yang hendak melanjutkan ke Sekolah Dasar. Karena lokasi kami berbeda, mama sharing kebahagiaan dan keharuan acara tersebut via Whatsapp, salah satunya dengan mengirim banyak sekali video. Seperti pada umumnya, video yang saya terima berisi keseruan dan kelucuan anak-anak yang tampil di atas panggung. Namun, ada satu video yang menarik perhatian dan sangat menyentuh hati saya, hingga saya selalu menangis setiap kali video itu diputar.

 

Video tersebut adalah video sambutan perwakilan orang tua murid untuk menyampaikan kesan dan pesan kepada pihak sekolah. Kebetulan, saya mengenal sang ibu tersebut karena anaknya sudah dititipkan di TPA (Taman Penitipan Anak) sejak lama, yakni sejak sang anak berusia 9 bulan. Saat ini, alhamdulilllah anak beliau sudah berusia 6 tahun yang secara otomatis sudah 6 tahun sang anak belajar bersama mama (dan guru yang lain), dari pagi hingga sore. Isi sambutan yang dituturkan oleh beliau ini sampai kepada hati saya yang mendengarnya, yang juga diiringi dengan linangan air mata beliau, mama, dan orang tua yang lain,

"Sedikit bercerita, saya mengenal PAUD Humaira Al-Hasbi sudah cukup lama ya, Bun. Anak saya jadi salah satu siswa terlama Bunda. Kurang lebih sudah 6 tahun saya menitipkan anak saya. Jadi, bagi saya dan bapaknya, Bunda-Bunda di PAUD Humaira Al-Hasbi ini bukan hanya gurunya anak kami, tapi seperti partner bagi kami. Karena bagi saya, Bunda sangat membantu kami dalam membesarkan anak-anak kami. Karena bagi ibu yang bekerja, pasti sering ya mendengar selentingan, 'Kenapa sih di golden age-nya anak kita, kita gak ada?' Nah alhamdulillah saya sedikit merasa tidak bersalah untuk anak saya karena saya menitipkan anak saya di PAUD Humaira Al-Hasbi. Karena golden age anak saya tidak terlewatkan ya Bunda. 

Saya mengucapkan terima kasih banyak karena anak saya sekarang akan masuk SD. Terima kasih sudah menyayangi anak-anak kami seperti anak sendiri, memberikan kenyamanan kepada kami, memberikan kami kelegaan hati dalam bekerja. Doa kami semoga impian Bunda untuk punya sekolah yang lebih besar segera terlaksana, semoga Bunda semua diberi kesehatan, agar bisa membantu ibu-ibu lebih banyak lagi, ibu-ibu seperti kami." 

Baca Selengkapnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Ikfi Nursyifa
Doyan nulis hikmah dalam diary, suka wangi buku dan isinya, serta seorang istri yang senang dan sedang belajar banyak hal.
pencilfilm-playpicturecalendar-fullscreen
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram