Minuman kopi susu kekinian saat ini sedang menjadi tren di kalangan anak muda. Tidak heran jika kedai kopi menjamur di mana-mana. Terdapat banyak kedai kopi, mulai dari yang sudah terkenal seperti Kopi Kenangan, Fore, Janji Jiwa, dlsb. Juga bermunculan kedai-kedai kopi baru yang ikut ambil peran dalam tren ini, sebut saja (yang saya tahu) Kopi Kotak, Kopi Senyum, dll.
Semua kedai kopi memiliki ciri khas masing-masing. Namun, hampir dipastikan mereka memiliki satu menu kopi yang tidak boleh tidak ada, yaitu kopi susu gula aren.
Kopi susu ini terbuat dari one shot espresso yang kemudian ditambahkan susu dan gula aren. Untuk takaran, jenis kopi, susu yang digunakan, dll, setiap kedai kopi tentu memiliki resep rahasia tersendiri, yang membuat setiap kedai memiliki rasa khas kopi susu yang berbeda-beda.
Sebagai pecinta kopi, saya dan suami dulu lumayan sering membeli kopi susu kekinian. Kopi jenis ini biasanya dibanderol Rp 18.000 untuk ukuran reguler. Jika beli dua, menjadi Rp 36.000. Kemudian setelah dipikir-pikir, rasanya jadi boros juga ya kalau keseringan membeli kopi susu ini. Maklum, kami termasuk pecinta kopi yang ‘missqueen’ hehe.
Lalu kenapa kami tidak membuatnya sendiri saja di rumah?
Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa komponen utama kopi susu kekinian ala kedai kopi hits adalah espresso. Nah, untuk membuat espresso ini tidak cukup hanya dengan menyeduh kopi sachet biasa, karena rasa asli kopinya akan kurang ‘keluar’.
Jika mau hasil kopi susu yang maksimal, memang disarankan membuat espresso dengan menggunakan mesin kopi espresso sungguhan. Namun, harga mesin ini tidak murah. Sebagai alternatif kita bisa menggunakan moka pot.
Moka pot merupakan salah satu alat seduh espresso non machine, bentuknya berupa teko yang terdiri atas tiga bagian yang bisa dicopot-pasang. Yang mana bagian bawah untuk air (water tank), bagian tengah untuk menaruh bubuk kopi dan bagian atas adalah tempat untuk menampung kopi hasil proses espresso.
Hasil kopi yang dihasilkan dari moka pot lebih pekat dan intens daripada kopi yang diseduh biasa. Karena dalam prosesnya, kopi diekstrak sehingga menghasilkan rasa yang sedemikian legit, hampir menyerupai hasil dari mesin kopi espresso.
Harga moka pot juga lumayan ramah di kantong. Kami membeli moka pot di Ace Hardware GI dengan harga Rp 250.000 untuk moka pot ukuran 3 cups. Terbilang murah jika dibandingkan dengan mesin kopi espresso yang harganya lebih dari Rp 1juta.
Selain itu, cara penggunaan moka pot juga terbilang mudah, tidak memerlukan keahlian khusus layaknya seorang barista.
Note : untuk 2 gelas kopi susu
Voila! Kopi susu kekinian siap dinikmati. Mudah bukan? Rasanya pun tidak kalah dari kopi susu kekinian dari kedai-kedai kopi ternama.
Kamu bisa menambah takaran gula aren jika tidak suka kopi yang terlalu pahit. Atau menambahkan susu jika ingin lebih gurih.
Tidak hanya membuat kopi susu, hasil kopi espresso (poin 6) dari moka pot ini bisa juga dibuat varian kopi lainnya seperti americano, latte, mocachino dan cappuchino. Kamu tinggal menyesuaikannya dengan resep masing-masing varian minuman tersebut.
Saya rasa tidak ada ruginya memiliki alat kopi moka pot ini di rumah, sehingga kita bisa membuat kreasi minuman kopi kekinian hanya dari alat sederhana ini. Dan tentunya jadi bisa lebih banyak berhemat. Budget beli kopinya bisa disisihkan untuk menabung deh, hehe. Bagaimana? Kamu tertarik untuk mencobanya juga?